Mata kuliah Public Relations (PR) dirancang untuk memberikan pemahaman konsep dan keterampilan PR sehingga mahasiswa mampu mengelola isu dan informasi dengan efektif untuk membangun reputasi dan pencitraan pada level personal dan organisasi sehingga mendapat dukungan positif dari publik.
Public Relations atau biasa disebut Hubungan Masyarakat (Humas) adalah segenap kegiatan dan teknik atau kiat yang digunakan oleh organisasi atau individu untuk menciptakan atau memelihara suatu sikap dan tanggapan yang baik dari pihak luar terhadap keberadaan dan sepak terjangnya.
Mengapa fungsi manajemen penting bagi Public Relations Officer (PRO)?
PR sebagai fungsi manajemen yang khas mendukung pembinaan dan pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publiknya mengenai komunikasi, pengertian, dan penerimaan dan kerjasama melibatkan manajemen dalam permasalahan dan persoalan.
Membantu manajemen memberikan penerangan dan tanggapan dalam hubungan dengan opini publik.
Menetapkan dan menekankan tanggungjawab manajemen dalam mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif.
Bertindak sebagai sistem peringatan dini dalam membantu mendahului kecenderungan.
Artinya..
- Fungsi manajemen : menegaskan bahwa komunikasi dalam kegiatan PR sangat penting.
- Komunikasi : dua arah dari organisasi ke publik dan sebaliknya.
- PR berfungsi memantapkan kepemimpinan manajer dan mengefektifkan serta mengefisiensikan upaya pencapaian tujuan organisasi menjadi kenyataan.
- Hubungan dengan berbagai publik sangat penting untuk selalu dipelihara sehingga ada pengertian bersama dan terjadi hubungan harmonis antar organisasi dan publik.
Proses Public Relations
Menjadi seorang PR tidak boleh langsung bertindak ketika sedang mendapat masalah, baik dari luar maupun dalam perusahaan. Bila seorang PR langsung bereaksi atau bertindak terhadap suatu isu maka tindakan yang diambil dapat memperburuk keadaan. Maka dari itu diperlukan beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam menanggapi isu permasalahan:
👉 Fact Finding
Menemukan fakta tentang masalah yang muncul yaitu dengan mencari informasi dan data yang nantinya dijadikan pijakan dalam pengambilan langkah selanjutnya. Pada tahapan ini menjawab pertanyaan tentang apa yang terjadi.
👉 Defined Problem
Mendefinisikan masalah berkaitan dengan apakah masalah atau isu yang beredar, apakah permasalahan tersebut membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang besar atau tidak. Yang terpenting pada tahap ini adalah apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah.
👉 Planning & Program
Membuat perencanaan dan program untuk menangani masalah. Contohnya seperti membuat program bagaimana menanggapi masalah, apakah menggunakan media cetak atau online, atau bertemu langsung dengan yang bersangkutan.
👉 Action & Communications
Menjalankan program dan mengkomunikasikan kepada masyarakat atau pihak yang bersangkutan, dengan memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar di masyarakat dengan menyertakan bukti akurat agar publik percaya dengan apa yang diklarifikasikan perusahaan.
👉 Evaluations
Melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan, hal ini bertujuan agar masalah yang muncul dapat terselesaikan dengan baik, tidak memunculkan masalah baru, dan sebagai pertimbangan pengambilan langkah yang lebih baik di masa mendatang.
Peran, Fungsi, dan Tugas Public Relations
- Membangun citra lembaga dengan dukungan sepenuhnya dari top manajemen.
- Media penyalur informasi dan komunikasi bagi pihak internal dan eksternal.
- Mengelola media internal dan eksternal, publikasi media, pelatihan dan riset yang terkait dengan masalah pencitraan lembaga.
Performance Public Relations yang Baik
Performance PR bukanlah memiliki wajah rupawan, namun yang terpenting adalah memiliki komunikasi yang baik untuk menciptakan dan mempertahankan citra positif perusahaan, apalagi ketika sedang terjadi krisis kepercayaan atau menurunya citra perusahaan, peran PR sangat dibutuhkan. Komunikasi efektif, maksudnya apa yang kita sampaikan diterima sama oleh komunikan, serta ditindaklanjuti dengan tindakan seperti yang kita maksud. Maka diperlukan persyaratan mendasar bagi PR, diantaranya:
👥 Ability to Communicate (Kemampuan Berkomunikasi)
Kemampuan berbicara yang baik secara lisan dan tulisan. Komunikasi lisan misalnya presentasi dan wawancara. Komunikasi tulisan misalnya menulis laporan, press release, membuat naskah pidato, atau menulis konsep iklan layanan masyarakat.
👥 Ability to Organize (Kemampuan Manajerial atau Kepemimpinan)
Mengantisipasi permasalahan dari luar dan dalam perusahaan, termasuk kemampuan untuk menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan.
👥 Ability to Get on with People (Kemampuan Bergaul atau Membina Relasi)
Mampu menjalin hubungan dan bekerjasama dengan berbagai macam individu.
👥 Personality Integrity (Kepribadian yang Utuh atau Jujur)
Kredibilitas tinggi yang dapat diandalkan dan dipercaya oleh orang lain serta dapat diterima sebagai orang yang memiliki keribadian utuh/jujur.
👥 Imagination (Kreatif Memunculkan Banyak Ide)
Wawasan luas dan mengetahui benang merah sebuah permasalahan serumit apapun itu merupakan salah satu syarat wajib PR, mampu mengkreasikan program-program dengan teknik ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).
Hambatan Berkomunikasi
- Perbedaan bahasa
- Apa yang dikatakan belum tentu didengar
- Apa yang didengar belum tentu dimengerti
- Apa yang dimengerti belum tentu diterima
- Tidak mengetahui apa yang didengar, dimengerti dan diterima
Sc : Public Relations Bagi Profesional Akuntan

Komentar
Posting Komentar