Citra dapat diartikan sebagai gambaran atau kesan seseorang tentang sesuatu yang muncul sebagai hasil dari pengetahuan dan pengalamannya. Citra adalah hasil penilaian yang nilainya bergantung dari sudut pandang mana penilainya menilai. Personal Branding adalah suatu proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki seseorang (kepribadian, kemampuan atau nilai-nilai). Stimulus-stimulus ini menimbulkan persepsi positif dari masyarakat yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai alat pemasaran.
Citra diri adalah pandangan pribadi yang dimiliki diri sendiri. Dapat tercipta tergantung pada diri kita sendiri dalam berperilaku dan memperlakukan terhadap sesuatu. Jika kita berperilaku dengan melandaskan pada etika yang tepat maka disebut citra positif.
Citra organisasi adalah persepsi konsumen atau mitra kerja maupun lingkungan eksternal mengenai sebuah organisasi. Persepsi dari pihak luar organisasi yang baik merupakan perangkat kuat bukan hanya untuk menarik konsumen dalam memilih produk atau perusahaan, melainkan juga dapat memperbaiki sikap dan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Pembentukan Citra Diri
a. Konsisten
Komitmen yang kuat agar dapat konsisten dengan niat merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi bukan karena ingin mendapatkan sesuatu.
b. Bagaimana kita mengungkapkan citra diri kepada orang lain
Dapat dilakukan dalam bentuk visual melalui media sosial ataupun saat bertemu orang lain.
c. Mengenal target audience
Perlu dilakukan agar tepat sasaran. Untuk siapa kita menampilkan citra diri kita, apakah untuk masyarakat umum atau untuk masyarakat khusus seperti perusahaan saja.
d. Media yang digunakan untuk menyampaikan citra diri kepada publik
Cara yang efektif dan efisien adalah melalui internet dan media sosial. Selain itu kita juga bisa melalui kehidupan langsung yaitu dengan cara masuk dan aktif kedalam sebuah komunitas agar kita bisa menampilkan diri kita dengan sebaik-baiknya.
Pembentukan Citra Perusahaan
a. Kepribadian dan identitas perusahaan
Adanya identitas perusahaan memungkinkan untuk dikenal dan mampu dibedakan dengan perusahaan yang lain.
b. Formulasi pesan kepada publik
Formulasi disini adalah komunikasi atau pesan yang ingin kita sampaikan ke publik.
c. Mengenal publik/target audiens
Tanpa target audiens/target market sebuah bisnis menjadi sia-sia. Target audiens bervariasi tergantung tujuan perusahaan.
d. Media publisitas
Publikasi media massa dapat memancing konsumen melalui kegiatan seperti pameran, CSR, baksos, sponsorship.
Mengapa PR Penting Bagi Organisasi?
Dengan PR, organisasi dapat membangun dan mempertahankan:
- Citra baik (good image)
- Itikad baik (goodwill)
- Saling pengertian (mutual understanding)
- Saling mempercayai (mutual confidence)
- Saling menghargai (mutual appreciation)
- Toleransi (tolerance)
Sc : Public Relations Bagi Profesional Akuntan
Komentar
Posting Komentar