Era Disruptif atau Disruption Era
Adalah suatu masa dimana bermunculan inovasi-inovasi baru yang tidak terlihat dan tidak disadari oleh organisasi yang sudah mapan sehingga mengganggu jalannya aktivitas tatanan sistem lama atau bahkan menghancurkan sistem lama.
Rhenald Kasali memaparkan bahwa korban dari era disruptif adalah organisasi mapan yang sudah terbiasa dengan namanya yang tenar sehingga membuat organisasi tersebut tidak gesit atau lincah.

Ruang Lingkup Tugas Public Relations:
- Membina hubungan ke dalam (publik internal)
Seorang PR harus mampu mengidentifikasi atau mengenali hal-hal yang menimbulkan gambaran negatif di dalam masyarakat sebelum kebijakan tersebut dijalankan di organisasi.
- Membina hubungan ke luar (publik eksternal)
Mengusahakan tumbuhnya sikap dan gambaran publik yang positif terhadap lembaga yang mewakilinya.
Enam Tahap Transformasi Digital:
1. Bisnis seperti Biasa
Organisasi dijalankan dengan perspektif lama yang jamak diketahui dan dianggap masih relevan dengan perkembangan digital.
2. Hadir dan Aktif
Berbagai eksperimen yang dilakukan mampu membawa organisasi ke arah literasi digital dan kreativitas, sambil meningkatkan dan memperkuat titik sentuh tertentu.
3. Dirumuskan
Berbagai percobaan lebih terencana. Eksekusi lebih menjanjikan. Tingkat kemampuan menjadi lebih berani. Agen perubahan mencari dukungan dari pemimpin untuk sumber daya baru dan teknologi.
4. Strategik
Berkolaborasi dan berbagi wawasan untuk menghasilkan roadmap transformasi digital.
5. Terpusat
Ada tim khusus transformasi digital untuk memandu strategi dan operasional berdasarkan tujuan bisnis serta pelanggan. Sedangkan infrastruktur baru membentuk peraturan, para ahli, model, proses, dan sistem untuk mendukung transformasi.
6. Inovasi dan Adaptasi
Transformasi digital menjadi cara baru dalam berbisnis. Ekosistem baru diciptakan atas dasar teknologi dan tren pasar.
Cerdas Memanfaatkan Media Sosial di Era Digital
Ada beberapa tips dalam menerapkan PR di media sosial, misalnya:
- Jangan terlalu vulgar saat menjual, tetapi gunakan kata-kata yang tersirat yang mengarahkan target untuk membeli produk.
- Jangan membahas apalagi berdebat mengenai SARA.
- Buat status di media sosial yang positif dan membangun.
- Bersikap merendah "tapi pamer".
- Beri pujian atau apresiasi kepada customer kita.
- Lakukan branding usaha, tonjolkan aktivitas dan produk kita.
- Gunakan kalimat pendek namun to the point.
- Last but important: KONSISTEN.
Keuntungan Menggunakan Media Sosial
- Menjangkau pelanggan dan lebih tertarget.
- Terhubung dengan customer kapan dan dimana saja tanpa terbatas.
- Efek viral yang luar biasa.
- Biaya murah bahkan gratis.
Komentar
Posting Komentar