Public speaking adalah salah satu communication skills, tepatnya speaking skills di depan publik yang sangat menuntut kelancaran dalam berbicara, mengontrol emosi, pemilihan kata, dan kemampuan mengendalikan suasana.
Hampir semua pekerjaan atau profesi memerlukan keahlian public speaking. Semua orang dapat menjadi public speaker asal memiliki kemauan belajar, berlatih, percaya diri, dan mampu mengendalikan emosi. Pada zaman sekarang, orang-orang harus pandai dalam public speaking dikarenakan tuntutan dan persaingan kerja.
Tahapan penting dalam public speaking:
1. Persiapan
Persiapan yang matang sangat menentukan keberhasilan dalam presentasi. Mempelajari target audiens dan materi dengan matang.
2. Penyampaian
Saat penyampaian materi, bahasa tubuh perlu diperhatikan agar pesan dapat tersampaikan dengan tepat dan membuat audiens nyaman atau tidak bosan.
3. Evaluasi
Evaluasi diperlukan untuk menilai apakah presentasi sudah berjalan dengan lancar atau tidak. Juga sebagai pembelajaran mengenai kendala saat presentasi untuk diminimalkan di masa mendatang.

Menampilkan bahasa tubuh
- Bahasa tubuh negatif
Adalah gerakan tubuh yang ditangkap buruk atau tidak baik oleh audiens. Misal: tangan di saku, tangan di belakang, berdiri dengan bertumpu pada satu kaki, menggaruk hidung atau kepala, dll.
- Bahasa tubuh positif
Adalah gerakan tubuh yang dtangkap baik oleh audiens. Misal: berdiri tegak namun rileks, gerakan tangan yang sesuai, tersenyum, dll.
Tujuan public speaking
- Menyampaikan informasi
- Memengaruhi
- Menyampaikan pendapat
- Memotivasi
- Menghibur
Manfaat public speaking
- Meningkatkan rasa percaya diri
- Meningkatkan kualitas diri
- Berpikir kritis-analitis
- Meningkatkan karier
Poin penting public speaking
- Intonasi. Merupakan tinggi rendahnya nada bicara, penting untuk dapat memengaruhi makna pesan dan suasana.
- Vokal dan volume. Berbicaralah secara lantang dan jelas, volume bicara jangan terlalu keras atau terlalu kecil.
- Pemilihan diksi. Mengenali audiens untuk memilih diksi yang tepat sasaran apakah formal atau non formal, hindari juga kata-kata yang ambigu.
- Gestur. Mempertegas pesan materi. Gestur sebaiknya dilakukan secara sopan dan tidak berlebihan.
- Mimik wajah. Ekspresi penting karena pandangan audiens akan tertuju pada wajah speaker.
- Kepercayaan diri meningkat
- Model berbisnis
- Menumbuhkan skill leadership
- Menyampaikan ide dengan lancar
- Mudah bergaul
- Meningkatkan pengetahuan
Komentar
Posting Komentar